Visi
MEWUJUDKAN DESA LAMBUR YANG BERSIH, SEJAHTERA, ADIL, TRANSPARAN, DAN UNGGUL
Misi
- Meningkatkan tata kelola Aparatur Pemerintah Desa yang profesional guna meningkatkan Kualitas pelayanan kepada masyarakat
- Menyelenggarakan pemerintah yang bersih dari KKN dan terbuka sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku
- meningkatkan perekonomian masyarakat dibidang pertanian, perkebunan dan perikanan yang berbasiskan pada potensi asli desa
- melaksanakan pembangunan infrastruktur umum secara adil dan merata
- memberdayakan dan melibatkan semua unsur lembaga desa yang terkait dengan pemerintahan desa sebagai wujud trasnparasnsi
- meningkatkan, mengelola dan memanfaatkan secara optimal potensi desa yang ada, baik SDA maupun SDM
- melakasanakan dan mendukung program kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah
Sejarah Desa
Konon pada tahun 1954 sebuah perahu lambo (perahu kayu) terdampar dikuala sungai kemudian daerah ini diberi nama Lamboro oleh seorang petuah kampung bernama H.Podang yang waktu itu masih berdomisili di Kampung Laut. Lamboro yang kemudian lebih dikenal dengan nama Lambur mengandung pengertian melimpah, sangat banyak, melambung tinggi. Daerah ini menurut orang yang pertama kali menggali anak sungai (parit 1) H.Juma (Alm) mengatakan di Lambur tempat gudang rejeki, daerah makmur, subur dan kaya akan sumber daya alam sehingga dikatakan dalam sebuah istilah berbunyi ” Dikepalamu ada beras dikakimu ada ikan ” semboyan inilah yang terus dipertahankan masyarakat Lambur sampai saat ini sehingga desa ini memang dikenal daerah lumbung padi dan hasil laut yang cukup diandalkan sebagai mata pencaharian untuk meningkatkan kesejateraan masyarakat
Desa Lambur pada tahun 1956 telah disahkan menjadi sebuah desa defenitif yang dinahkodai oleh seorang mangku bernama Abdul Rasyid dari kepemimpinan Abdul Rasyid dilanjutkan dengan mangku yang lain seperti : Muhammad Amin, Zainal CH dan Ngatta Mamma. Selanjutnya pada tahun 1972 Desa Lambur sudah dipimpin oleh seorang Kepala Desa bernama Harun Thaib yang diangkat/penetapan dari seorang polisi aktif dengan masa tugas sampai tahun 1989 setelah berjalan kepemimpinan beliau selama 17 tahun. Pada tahun 1989 sedang digemborkan pemilihan lansung kepala desa maka LMD (Lembaga Masyarakat Desa) membentuk Panitia PILKADES untuk melaksanakan penyaringan dan pencalonan kepala Desa dari hasil penyaringan yang dilakukan oleh panitia maka didapatkan 3 (tiga) orang yang akan ikut bertarung diantaranya : (1) H.Rajab, (2) Ngatta Mamma dan (3) Harun Thaib dari ketiga pasang calon kepala desa yang mendapat suara terbanyak adalah Harun Thaib untuk priode 1989-1998.
Namun 2 (dua) tahun menjelang masa jabatan Harun Thaib habis, kerena faktor usia dan kesehatan tidak memungkingkan lagi untuk melanjutkan pemerintahan maka ditunjuklah M.Syargawi Amin yang pada waktu itu menjabat sebagai Sekretaris Desa untuk melanjutkan pemerintahan sampai diadakan pemilihan Kepala Desa berikutnya.
Peta Lokasi Desa
Batas Desa:
Utara
-
Timur
-
Selatan
-
Barat
-